Budidaya Lebah
OKTOBER 2011
“Beternak Lebah tidak sama dengan beternak unggas atau binatang lainnya, karena Lebah itu hidupnya bebas di alam terbuka. Lebah yang diternak menghasilkan madu asli yang bermutu tinggi karena system pengambilan madunya tidak diperas atau merusak sarang lebahnya sehingga madu tidak tercemar oleh telur (larva) yang pecah”. Urai Setyono Peternak Lebah
Usaha peternakan Lebah "Pondok Lebah" ini didirikan sejak maret 1996 dan karena dorongan 2 hal yang mendasar, yaitu: Pertama, Memeperhatikan kurangnya madu asli di Indonesia yang diakibatkan makin menyempitnya lahan bagi lebah liar dan cara pengambilan madu oleh pemburu pencari madu hutan yang tidak memperdulikan kelestarian lebah itu sendiri dan meningkatnya kebutuhan madu asli bagi masyarakat dan keperluan farmasi. Kedua, Petunjuk dari kitab suci Al Qur'an Surat An-Nahl Ayat 68 dan Ayat 69 tentang lebah, madu dan obat bagi manusia.
Budidaya Lebah Mellifera
Latar belakang pendidikan teknik sipil dan sebagai kontraktor yang Setyono geluti saat itu tak membuat peternakan lebahnya tidak jelas. Dengan hobi ternak yang ini miliki justru Setyono dan Tujuh pekerjanya terus mengembangkan peternakannya. Terbukti yang awalnya Cuma mempunyai 60 koloni lebah, kini Setyono mempunyai 600 koloni lebih. Lebah yang diternak merupakan jenis lebah Mellifera. Lebah tersebut terdiri dari lebah jantan, pekerja dan ratu. Yang mana lebah pekerja bisa bertahan hidup hanya 2 bulan, maka dari itu lebah ratu harus bertelor setiap hari.
Koloni lebah jenis Apis Mellifera ini lebih produktif untuk diternakan dibandingkan lebah jenis lainnya dan juga lebih jinak. Apis Mellifera dibudidayakan oleh kebanyakan peternak di dunia, dimana awalnya berasal dari daratan Eropa dengan spesifikasi perkoloni lebah, ukuran kotak standar 40 cm x 50 cm x 24 cm berbahan kayu. Isi kotak standar satu koloni lebah terdiri 1 ratu lebah, 8 sisir sarang lebah dan 1 tempat pakan lebah (feeder). Proses peternakan lebah tersebut yakni, setiap koloni lebah ditempatkan pada kotak khusus dan mudah dipindahkan. Kotak Lebah berikut lebahnya dipindah-pidah mengikuti musim bunga yang banyak madunya:
Pada bulan Mei - Juli: Lebah dipindahkan dikabupaten Pati atau Jepara (Jawa Tengah, Indonesia) dilokasi perkebunan kapuk atau randu, maka madunya diberi nama "Madu Bunga Randu" dengan spesifikasi: Kekentalan agak encer karena bunganya pada musim hujan sehingga. Dominan rasa madunnya manis-asam. Pada bulan Agustus - September : Lebah dipindahkan dikabupaten Subang (Jawa Barat, Indonesia) dilokasi perkebunan karet, maka madunya diberi nama "Madu Bunga Karet" dengan spesifikasi: Kental karena bunganya pada musim kemarau sehingga kental sekali. Rasa dominan manis sekali. Pada bulan Oktober - Nopember : Lebah dipindahkan dikabupaten Subang (Jawa Barat, Indonesia) dilokasi perkebunan rambutan, maka madunya diberi nama "Madu Bunga Rambutan" dengan spesifikasi: Kental karena bunganya pada musim kemarau sehingga kental sekali. Rasa dominan manis dan beraroma khas. Sedangkam Pada bulan Desember - April tidak terdapat bunga yang menghasilkan madu yang cukup, maka semua lebah dikumpulkan di Agro Wisata Lido - Bogor untuk dikembangbiakkan dan perbaikan koloni lebahnya. Tempat tersebut di ambil karena di daerah lido banyak terdapat tanaman jagung yang bisa menghasilkan banyak tepung sari.
Produk
Kurang lebih ada delapan produk yang dihasilkan dari peternakan pondok lebah ini, yakni: Madu bunga karet, madu dari nektar karet yang dihisap oleh lebah diperkebunan karet, dengan ukuran kemasan 200cc; 300cc; 600cc. Madu bunga rambutan, madu dari nektar bunga rambutan yang dihisap oleh lebah dikebun rambutan, dengan ukuran kemasan 200cc; 300cc; 600cc. Madu bunga randu atau kapuk, madu dari nektar bunga randu yang dihisap oleh lebah dikebun randu atau kapuk., dengan ukuran kemasan 200cc; 300cc; 600cc. Madu super (madu+beepollen), madu yang dimix dengan beepollen (tepungsari bunga jantan) menghasilkan madu yang sangat kental dan rasa yang dominan manis. Dengan kemasan 200cc; 300cc; 600cc. Madu spesial (madu+beepollen+royal jelly), madu yang dimix beepollen ditambahkan royal jelly. Menghasilkan madu yang sangat kental dan rasa yang dominan manis, dengan ukuran kemasan 350 gram. Royal jelly, merupakan cairan putih yang diproses lebah pekerja madu dari bahan baku madu dan pollen yang digunakan sebagai makanan khusus bagi larva calon ratu dan larva lebah pekerja yang diambil oleh peternak lebah melalui proses grafting. Dengan spesifikasi kental berwarna putih kekuningan dan rasa yang dominan asam-segar. Ukuran kemasan 15 gram, 40 gram, 80 gram. Liquid royal jelly, merupakan royal jelli yang dimix dengan madu, persentase perbandingannya 50% royal jelly dan 50% madu. Spesifikasi kental berwarna kuning muda, rasa dominan asam segar dengan ukuran kemasan 100 gram. Beepollen, adalah serbuk sari bunga jantan yang diambil oleh lebah dan digunakan sebagai makanan pokok dari seluruh koloni lebah madu. Manfaat Beepollen dapat meningkatkan imunitas tubuh, memacu vitalitas reproduksi pria dan wanita dewasa serta membantu proses pertumbuhan dan perkembangan anak terutama jaringan otak. Spesifikasi gratasi butiran (granula) dan halus (tepung), rasa dominan manis asam, dengan ukuran kemasan 100cc (granula) dan 27 gram (halus). Selai pollen madu, selai pollen madu merupakan Beepollen (tepung sari bunga jantan) yang dimix dengan madu, sehingga sangat kaya akan protein dan multivitamin yang sengat lezat sekali. Dengan spesifikasi sangat kental, rasa dominan manis dan kemasan 350 gram.
Madu merupakan minuman sehat yang berkhasiat obat. Untuk memperoleh khasiat yang optimal dianjurkan untuk meminum madu setiap harinya. Pada dasarnya khasiat yang terkandung pada semua jenis madu adalah sama, yang membedakan hanya komposisi kadar kandungan dan aroma madunya, tergantung pada jenis bunga dan musim pada saat lebah menghisap nektar. Kurang lebih 10 ton madu setiap tahunnya di hasikan oleh peternakan pondok lebah tersebut. Madu yang dihasilkan dipasarkan keberbagai toko do Jabotabek bahkan sampai keluar jawa.
Setyono berharap pondok lebah yang ia kelola saat ini mendapatkan perhatian yang sangat baik oleh pemerintah, sehingga pondok lebah yang ia kelola menjadi salah satu tempat penghasil madu yang bisa mencukupi kebutuhan madu di masyarakat. Dengan keprihatinan yang Setyono lihat, saat ini madu di Indonesia sebagian masih impor . Setyono akan terus mengembangkan peternakan pondok lebah tersebut agar tidak ada lagi madu impor yang masuk ke Indonesia. • (nda)






