Meraih Sukses Lewat Album Religi
NOVEMBER 2011
“Saya bisa jadi seperti ini bukan kerena hasil kerja saya semata , tapi karena ada campur tangan Allah .Saya hanyalah seseorang yang tidak memiliki kemampuan apa-apa, tetapi Allah memutuskan lain. Allah lah yang menghendaki saya bisa jadi seperti sekarang ini dan saya sangat bersyukur atas segala anugerah yang Allah berikan kepada saya.” Tutur kata yang tenang dan penuh dengan kerendahan hati. Begitulah Opick, penyanyi yang telah memiliki tujuh album religi ini begitu bersyukur atas segala karunia yang telah Allah berikan padanya.
Mengawali karir dengan hijrah ke Jakarta dari Jember pada tahun 1993, Opick langsung mendatangi Bengkel Theater tempat dimana penyair idolanya, Alm. W.S. Rendra berada. Keinginannya untuk menjadi seniman sudah mengakar dalam hati. Gayung pun bersambut, beberapa musisi silih berganti bekerja sama dengannya untuk merilis album. Namun sayang album-album yang dihasilkannya mengalami berbagai kendala hingga tak bisa beredar. Tetapi semangat untuk terus berkarya tak pernah padam, hingga suatu hari Agus Idzwar menawari Opick untuk menyanyikan lagu Tombo Ati. “Ketika itu saya bimbang untuk menerima tawarannya, namun entah mengapa saya tak bisa menolak, hingga jadilah saya menyanyikan lagu Tombo Ati. “ cerita Opick. Tanpa disangka-sangka lagu Tombo Ati yang dinyanyikannya mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat. Opick yang dahulu tak dikenal orang kini menjadi musisi yang turut mewarnai industri musik tanah air dengan tembang-tembang religinya. Berawal dari lagu Tombo Ati, Opick memantapkan dirinya untuk berkiprah di jalur musik religi.
Tujuh album telah berhasil dirilis sejak Opick menyanyikan lagu Tombo Ati. Tujuh platinum juga telah berhasil diraih. Perjalanannya sungguh panjang dan tak mudah. Kini Opick dapat memetik buah manis dari perjuangan panjang dan melelahkan. Tak hanya materi tapi juga kebahagiaan rohani. “Ada keunikan ketika saya menulis dan menyanyikan lagu-lagu religi. Saya merasa seperti berinteraksi dengan Allah. Saya merasakan kedekatan denganNya. Sungguh saya merasa sangat kerdil dihadapanNya , namun Ia memberikan anugerah yang luar biasa kepada saya. “ ungkapnya penuh rasa syukur. Meski telah sukses menapaki karier di dunia entertainment, Opick tak lantas menjadi jumawa. Segala hal yang dikerjakannya dilakukan dengan total dan sungguh-sungguh “Setiap kali menulis lagu, saya membuatnya dengan mengerahkan seluruh kemampuan saya seakan-akan ini adalah lagu terakhir yang saya buat” ujar Pria kelahiran Jember, 16 Maret 1974. Tak sia-sia, salah satu lagunya yang berjudul Dealova berhasil meraih penghargaan kategori Lagu Terbaik Se-Asia.
Kini dengan keberhasilan yang telah diraihnya Opick tak berubah menjadi sombong. Ia tetaplah seorang Opick yang ramah, sederhana dan apa adanya. Kesehariannya sebagai seorang penyanyi, penulis lagu, produser, composer , bahkan movie maker sekalipun tak membuatnya lupa dengan orang-orang sekitarnya. Opick tetap berusaha untuk berbuat kebaikan untuk orang-orang di sekitarnya dengan menggelar pengajian Opick Tombo Ati, Ia juga mendirikan Baitul Maal Tombo Ati. Untuk hobi bermusiknya Opick menggelar festival menyanyikan lagu Opick dan Lomba cipta lagu. “ Saya bisa jadi seperti ini bukan kerena hasil kerja saya semata , tapi karena ada campur tangan Allah. Saya hanyalah seseorang yang tidak memiliki kemampuan apa-apa, tetapi Allah memutuskan lain. Allah lah yang menghendaki saya bisa jadi seperti sekarang ini dan saya sangat bersyukur atas segala anugerah yang Allah berikan kepada saya.” Ujar ayah empat orang putri ini.
Opick tidak berhenti bermimpi. Ia memiliki cita-cita. “Saya ingin suatu hari nanti lagu-lagu religi menjadi sebuah kebutuhan tersendiri bagi setiap orang. Saya ingin musik religi diapresiasi dan tidak dipandang sebelah mata.” Untuk mewujudkan cita-citanya dalam waktu dekat Opick akan menggelar konser tunggalnya. “ Apa yang saya lakukan dengan menekuni musik religi adalah bentuk pengagungan saya sebagai seorang hamba kepada Rabb-nya. Semoga lagu-lagu yang saya tulis menjadi peringatan untuk saya sendiri dan kebaikan untuk orang banyak . Amin. ”






