Jago Masak Pecinta Binatang
OKTOBER 2011
Rudy Choirudin
Dirinya tidak saja dikenal jago masak, tapi juga pecinta binatang. Kecintaannya pada binatang seakan sudah tidak diragukan lagi. Sejumlah binatang dipeliharanya dengan baik. Lantas apa yang mendasari ia menyayangi binatang peliharaan, bagaimana cara merawatnya dan apa sejatinya hubungan manusia dengan binatang.
Kepada Jaenuddin Ishaq dari Majalah Muzakki Rudy Choiruddin Shaleh, (47), di tengah-tengah kesibukan jadwal syuting berbincang di kediamannya Ciputat, Tangerang Selatan beberapa waktu lalu. Petikannya:
Sejak kapan mas Rudy memelihara binatang?
Saya memelihara binatang sejak sekitar umur tujuh tahun, atau disaat mulai masuk sekolah dasar. Boleh dikatakan, saya tidak saja memelihara tapi sebagai pencinta binatang. Karena ada orang yang secara materi mampu membeli binatang kesayangan, tapi ketika memelihara mereka kurang bisa.
Binatang apa saja yang mas Rudy pelihara?
Alhamdulillah binatang yang saya pelihara cukup banyak, meskipun mungkin di luar sana juga ada yang memelihara binatang. Binatang yang saya pelihara ada empat yaitu pertama burung; kedua ikan; ketiga kucing; keempat ayam.
Bisa diceritakan awal mas Rudy suka terhadap binatang?
Waktu itu masih kecil saya lagi makan, nah biasanya ada kucing yang mendekati kita. Saya bagi ikan dia suka, dan kucingnya juga lucu. Dari situ kemudian seperti burung beo, saya pelihara di dalam kamar. Saya bebaskan terbang tanpa saya kandangi. Lambat laun, beo saya ‘mengerti’ bahasa manusia.
Terlepas dari itu, yang juga perlu diingat bagaimana pun binatang juga memiliki hak untuk hidup. Tanggung jawab manusia yang memiliki akal, sebisa mungkin memeliharanya dengan baik.
Saya membaca sebuah artikel, mas Rudy juga memelihara binatang yang terluka. Kok bisa?
Ya, memang saya juga memelihara rusa yang hampir di buang ditempat sampah oleh pemiliknya karena terluka. Akhirnya saya pelihara, alhamdulillah sekarang sudah sembuh. Karena itu, mereka yang ingin memiliki binatang tidak cukup jika suka saja, tapi juga harus bisa memeliharanya.
Untuk keahlian memelihara binatang, apakah diperlukan?
Sangat diperlukan. Mereka tidak saja mampu beli, tapi juga harus mampu merawat binatang yang dibelinya. Sehingga cara memeliharanya pun harus diketahui. Ketika seseorang misalnya memelihara ikan dengan ayam, jenis makanan atau pemeliharaannya tidak sekedarnya saja. Tapi harus dipahami benar jenis makanan dan habitatnya.
Adakah yang perlu diperhatikan dalam memelihara binatang?
Tentunya ada, mereka tidak saja asal memelihara tapi juga mengetahui jenis binatang yang dipelihara. Sehingga untuk pemeliharaannya pun berbeda. Seperti ikan koi, tidak bisa begitu saja dilepas di kolam tapi dalam kolam juga perhatikan misalnya filtrasi, oksigen, dan arus yang cukup. Sehingga binatang yang akan kita pelihara akan baik dan sehat.
Bagaimana tanggapan mas Rudy dengan seseorang yang salah memelihara binatang?
Sangat disayangkan mereka yang tidak bisa memelihara binatang. Suatu hari pernah ada seorang ibu, memiliki peliharaan binatang yang sedang sakit dibawa ke saya lalu saya obati alhamdulillah sekitar tiga bulan binatang peliharaannya sehat kembali. Selain dikenal jago masak, saya dapat mengobati binatang peliharaan yang sakit.
Apakah sejatinya hubungan manusia dengan binatang?
Sejatinya manusia dan binatang adalah makhluk hidup yang diciptakan oleh Allah SWT. Karena itu, sekali lagi mereka yang ingin memelihara binatang perlu diperhatikan cara memelihara binatang yang kita miliki. Percaya atau tidak, binatang yang kita pelihara secara tidak langsung akan mendoakan siempunya, tentunya dengan bahasa dan caranya sendiri.
Untuk prestasi yang ditoreh binatang, sudah banyak?
Alhamdulillah cukup banyak, seperti sejumlah ikan koi yang saya beli waktu itu dengan harga Rp 250 ribu sempat menjuarai tiga besar di Asean. Apalagi belum peliharaan burung saya. Perlu diketahui, saya selalu membeli binatang peliharaan dari kecil atau masih bibit.
Apakah tanggapan mas Rudy dengan masyarakat yang juga memelihara binatang?
Binatang bagaimana pun adalah ciptakan Allah, yang harus dipelihara dengan baik. Sehingga untuk yang memelihara binatang, jangan sampai binatang sekedar hiasan rumah saja tapi dari pemeliharaannya kurang diperhatikan. Itu tidak baik. Semoga kita selalu dapat mencintai binatang. • (ihq)







