Binatang Memiliki Hak Untuk Hidup Tenteram di Habitatnya
OKTOBER 2011
Alam sudah selayaknya menjadi perhatian semua orang untuk menjaga. Karena alam bukan saja tempat tinggal manusia tetapi juga tempat tinggal binatang. Dan binatang pun memiliki hak untuk hidup tenteram di habitatnya.
Maitra Widiantini , lulusan teknik sipil di sebuah universitas negeri di Malang. Bergelut sebagai pemerhati binatang dan lingkungan, menjadikannya pribadi yang mengerti bahwa manusia harus menghargai bahwa alam merupakan ekosistem untuk keberlangsungan hidup seluruh makhluk hidup. Tak hanya manusia tetapi juga hewan dan tumbuhan.
Maitra hampir tujuh tahun bekerja di WWF Indonesia. Jabatannya sebagai fundraiser, menuntutnya agar orang-orang dapat berpartisipasi membantu keberlangsungan sejumlah spesies binatang yang dilindungi oleh WWF. Bagi Maitra, sebenarnya seseorang juga dapat mengambil peran sebagai pemerhati lingkungan dan binatang dengan jabatan kerja yang digelutinya.
“Siapa pun mereka sebenarnya dapat berperan dengan kemampuannya. Misalnya, mereka yang mempunyai tenaga, dapat membantu dengan tenaga atau mereka yang pekerja kantoran juga dapat membantu dengan menyisihkan gaji bulanannya,” kata Maitra.
Binatang memang tidak bisa dipisahkan dengan lingkungan, terlebih jika binatang memiliki tempat tinggal di habitat tertentu. Mereka harus dijaga keberadaannya dari oknum yang ingin memanfaatkan sesaat tanpa ada tujuan yang jelas.
Menurut Maitra, adanya sejumlah oknum yang memanfaatkan binatang yang dilindungi oleh pemerintah atau WWF masih minimnya kesadaran masyarakat untuk saling menjaga kelestarian antara manusia dengan lingkungan dan binatang. “Kita juga menyayangkan oknum yang berbuat kerusakan dengan binatang dan juga lingkungan,” jelasnya.
Binatang jika tidak memiliki tempat tinggal yang memadai, bukan mustahil lambat laun akan punah seiring berputarnya zaman. Karena itu, lanjut Maitra, sesuatu yang harus diperhatikan oleh manusia sebagai salah satu makhluk yang tinggal di bumi diberi kemampuan untuk menjaga agar menjaga atau melestarikan bahwa binatang juga memerlukan tempat tinggal yang baik.
Maitra membuktikan kalau pekerjaan yang dijalaninya, merupakan hal mulia yang harus dicontoh orang lain. Seseorang sudah selayaknya, yang memelihara atau pecinta binatang mengetahui bahwa binatang juga memiliki hak untuk hidup seperti makhluk lain umumnya.
Tidak mudah memang, tapi kalau semua orang mengetahui bahwa binatang bagian dari keberlangsungan kehidupan manusia di bumi, maka diupayakan harus menghargai kehidupan binatang. “Binatang yang tinggal di habitatnya, harus ditempatkan di habitatnya. Tapi binatang yang dapat seseorang memelihara di rumahnya, tentunya diperhatikan pola hidupnya,” tukasnya. Dengan mengembalikan binatang ke habitatnya dan menjaga lingkungan sebagai habitat hewan dan tumbuhan, berarti kita ikut menjaga dan melestarikan alam beserta isinya. (ihq)






