Membantu Kaum Dhuafa Putri dengan Sekolah Gratis
DESEMBER 2011

Menyadari betapa wanita adalah tiang negara, yang menjadi tonggak keberhasilan suatu bangsa. Melihat masih begitu minimnya sarana dan prasarana, serta pengaruh lingkungan yang kurang baik, Ade Aisyah memutuskan membangun Khadijah Islamic School. Sebelumnya ia mengelola panti asuhan putri yang dimotivasi untuk membantu orang tua dengan usaha yang telah dirintis sebelumnya dengan mendirikan panti asuhan putra. Wanita ini saat kuliah memang sudah aktif di berbagai kegiatan kampus, dan akhirnya memilih bidang pengabdian. Keinginan mendirikan panti asuhan yang timbul karena setelah melahirkan, ia tidak bisa diam di rumah dan ingin aktif di dunia sosial.
Seiring dengan adanya Ujian Nasional sebagai syarat kelulusan, maka ia memutuskan untuk mengembangkan panti asuhan menjadi sekolah. Faktor lainnya, karena anak-anak putri yang tinggal di panti dan bersekolah di luar, mendapat pengaruh yang kurang baik, sehingga ia pun ingin agar pembelajaran pada mereka lebih efektif. Dan akhirnya, tahun 2006 itulah ia mendirikan KIS (Khadijah Islamic School).
Keberaniannya mendirikan sekolah gratis untuk para 100 dhuafa putri ini menjadikan masyarakat mempercayakan sebagian rezekinya dengan melihat apa yang dilakukannya untuk terus mengembangkan KIS. Sekolah ini sendiri khusus diperuntukkan untuk anak SMP dan SMA putrid dengan visi pembinaan anak-anak remaja. Bahkan, demi mengenal perilaku para remaja itu, ia mengambil kuliah psikologi di UIN Jakarta. Dengan begitu, ia dan para stafnya tahu apa yang harus dilakukan.
Hikmah yang didapat dari kegiatannya ini adalah ketika semua kerja keras dan pengabdian yang diberikan bisa membuatnya merasakan kebahagiaan batin, dan juga merasa hidup ketika melihat orang lain dapat terbantu. (lin)






