Gempa Bumi, Kala Bumi Bergoncang

JANUARI 2012

Goncangan bumi yang membuat segala yang ada di muka bumi luluh lantak, biasa kita sebut gempa bumi.Akibat dari gempa tak dapat dihindari dan memberikan dampak berupa kerusakan dimuka bumi ini.Boleh dikatakan hampir semua bangunan teknik sipil terletak diatas muka tanah, seperti bangunan gedung, menara, bendungan,  dan prasarana transportasi. Anggaplah ini merupakan suatu ujian ketaqwaan dan tantangan bagi kita semua.Namun bukan tak mungkin kita mampu menghadapinya.

Gempa suatu kejadian alam  atau dapat kita katakan merupakan suatu fenomena alam. Setidaknya ada dua ayat dalam Al Quran yang langsung menyatakan tentang bencana gempa bumi. Bunyinya demikian: Lalu datanglah gempa menimpa mereka, dan merekapun mati bergelimpangan di dalam reruntuhan rumah mereka (Al Quran Surat Al A’raf ayat 78 dan ayat 91). Ayat ini jelas menggambarkan bahwa Bencana Gempa Bumi memang disinggung dalam Al Quran. Fenomena alam yang  Allah ciptakan ini dapat kemudian dapat kita pelajari dan dijelaskan secara ilmiah.

Mari Kenali Gempa Bumi

Gempa bumi merupakan peristiwa pelepasan energi yang menyebabkan dislokasi (pergeseran) pada bagian dalam bumi secara tiba-tiba. Sedangkan penyebab terjadi karena beberapa faktor yaitu proses tektonik akibat pergerakan kulit/lempeng bumi , aktivitas sesar di permukaan bumi , pergerakan geomorfologi secara lokal, contohnya terjadi runtuhan tanah,  aktivitas gunung api, dan ledakan nuklir . Mekanisme perusakan terjadi karena energi getaran gempa dirambatkan ke seluruh bagian bumi. Di permukaan bumi, getaran tersebut dapat menyebabkan kerusakan dan runtuhnya bangunan sehingga dapat menimbulkan korban jiwa. Getaran gempa juga dapat memicu terjadinya tanah longsor, runtuhan batuan, dan kerusakan tanah lainnya yang merusak permukiman penduduk. Gempa bumi juga menyebabkan bencana ikutan berupa kebakaran, kecelakaan industri dan transportasi serta banjir akibat runtuhnya bendungan maupun tanggul penahan lainnya.

Gempa bumi berdasarkan jenisnya dapat terbagi menjadi dua yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik.Gempa tektonik adalah gempa yang disebabkan karena pergeseran lempeng bumi yang selalu bergerak dan saling mendorong, gempa ini yang paling berbahaya karena akibatnya sangat fatal. Gempa tektonik yang disebabkan pergeseran bumi ada yang vertikal yaitu saat salah satu lempeng ada yang naik dan satunya turun ini seperti yang terjadi pada gempa di Aceh,  naiknya permukaan bawah laut sepanjang 1000 km dan setinggi 100 m, ada pula yang horisontal hanya bergerak kekanan atau ke kiri.

Kemudian ada pula gempa vulkanik yaitu,  gempa yang disebabkan oleh aktivitas gunung berapi biasanya gempa ini hanya berskala kecil dan akibatnya kurang merusak, dan bisa juga di dahului oleh gempa tektonik terlebih dahulu sehingga menyebabkan perut magma bergolak sehingga menimbulkan gempa vulkanik dan bisa menyebabkan sebuah gunung berapi tidak lama kemudian meletus.

Ilmu Mempelajari Gempa

Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan Lingkaran Api karena banyaknya gunung berapi.

Seismologistadalah ilmuwan yang mempelajari sesar dan gempa. Mereka menggunakan peralatan yang disebut seismografuntuk mencatat gerakan tanah dan mengukur besarnya suatu gempa. Seismograf memantau gerakan-gerakan bumi mencatatnya dalam seismogram. Gelombang seismik, atau getaran, yang terjadi selama gempa tergambar sebagai garis bergelombang pada seismogram. Seismologist mengukur garis-garis ini dan menghitung besaran gempa. Seismologist menggunakan skala Richter untuk menggambarkan besaran gempa, dan skala Mercalli untuk menunjukkan intensitas gempa, atau pengaruh gempa terhadap tanah, gedung dan manusia. Kekuatan gempa bumi dapat dihitung dengan beberapa skala antara lain skala richter, skala mercalli, dan skala omori. Masing-masing skala ini dinamai seduai dengan nama penemunya. Richter menggunakan klasifikasi angka 0 sampai 8.Semakin besar angka semakin besar magnitudonya.Mercalli pada tahun 1931 menyusun skala gempa bumi berdasarkan skla intensitas gempa.intensitas gempa di suatu tempat adalah kekuatan gempa yang diestimasikan berdasarkan efek geologis dan efeknya terhadap bangunan dan manusia. Sedangkan skala gempa yang ditulis oleh omori mirip dengan skala gempa yang ditulis oleh mercalli.

Akibat yang dapat ditimbulkan Gempa Bumi

Gempa bumi memiliki kekuatan yang bervariasi, yakni gempa yang berkekuatan rendah, sedang dan tinggi.
Apabila gempa bumi berkekuatan sedang dan tinggi terjadi didekat daratan maka akan menimbulkan kerusakan secara fisik yang hebat. Seperti, jalan raya terputus dan seluruh bangunan terbelah.Gempa bumi juga dapat menimbulkan bencana sekunder.Seperti, terputusnya listrik, telepon, jaringan air minum juga kebakaran, ledakan dan kekeringan.

Gempa bumi yang kuat apabila terjadi di dasar laut dapat menimbulkan gelombang laut yang besar atau yang biasa disebut TSUNAMI.Tsunami dapat memiliki kecepatan lebih dari 500 km/jam.
Tsunami adalah gelombang besar yang di akibatkan oleh pergeseran bumi di dasar laut.Kata tsunami berasal dari bahasa jepang yang berarti gelombang pelabuhan.

 

Tenang Hadapi Gempa

Kita tidak dapat menebak kapan bencana terjadi, termasuk gempa. Namun kala itu terjadi ada baiknya kita tahu apa yang harus dilakukan, sehingga kita tidak panik dan dapat berfikir jernih untuk menyelamatkan diri.

Tindakan Saat Gempa:

- Jika berada dalam gedung/rumah, segeralah keluar dalam keadaan tenang.

- Jika dalam keramaian ruangan jangan ikut panik, carilah jalan alternatif

- Jika berada di luar rumah menjauhlah dari bangunan dan pohon yang dapat rubuh.

- Jika berada didalam gedung bertingkat, jangan gunakan lift saat terjadi gempa.

- Berdoa dan berserah diri kepada Allah swt akan membuat kita menjadi lebih tenang dalam menghadapi segala situasi. (Fris)

AddThis Social Bookmark Button