Madinah Al Munawwarah
NOVEMBER 2011

Madinah dikenal sebagai pusat perdagangan. Berbagai kepentingan jamaah yang ingin menunaikan ibadah haji atau umroh, dipenuhi di sini. Mulai dari perlengkapan ibadah, ziarah, hingga makanan khas arab semua tersedia di kota ini, seperti kurma, buah tiin, buah zaitun, kacang almond, dan masih banyak lagi lainnya.
Madinah atau Madinah Al Munawwarah (juga Madinat Rasul Allah, Madīnah an-Nabī) adalah kota utama di Arab Saudi. Al Madinah merupakan salah satu Provinsi Arab Saudi. Ia terletak di pantai barat, pesisir Laut Merah. Pusatnya ialah Madinah. Kota ini merupakan tempat hijrah Nabi Muhammad SAW, dari Makkah setelah dikejar kaum Kafir Kurais. Di mana Nabi Muhammad SAW menjalankan dakwah selama 10 tahun. Merupakan kota yang ramai diziarahi atau dikunjungi oleh kaum Muslimin. Di sana terdapat Masjid Nabawi yang memiliki pahala dan keutamaan bagi kaum Muslimin. Dewasa ini, penduduknya sekitar 600.000 jiwa. Bagi umat Muslim kota ini dianggap sebagai kota suci kedua.
Pada zaman Nabi Muhammad SAW, kota ini menjadi pusat dakwah, pengajaran dan pemerintahan Islam. Dari kota ini Islam menyebar ke seluruh jazirah Arabia lalu ke seluruh dunia. Pada masa lalu memerlukan waktu cukup lama untuk mencapai Madinah (kurang lebih satu bulan) dengan menggunakan Unta. Sedangkan saat ini dapat ditempuh kurang lebih 6 jam melalui jalan bebas hambatan yang dibangun oleh pemerintah Arab Saudi. Saat ini selain menggunakan jalan darat, kota Madinah dapat diakses melalui Udara dengan bandara berskala internasional yang terutama digunakan pada musim haji selain bandara king Abdul Aziz di Jeddah Secara geografis, kota ini datar yang dikelilingi gunung dan bukit bukit serta beriklim gurun Kota Madinah pada masa sebelum perkembangan Islam dikenal dengan nama Yathrib. Dikenal sebagai pusat perdagangan.
Masjid Nabawi

Di tengah kota Madinah ini pula Masjid An Nabawi atau Masjid Haram An Nabawi dibangun oleh Nabi Muhammad SAW beserta para sahabatnya. Pembangunannya dimulai pada bulan Rabiul Awal tahun 1 H (September 662M) setelah beliau hijrah dari Makkah ke Yastrib (nama Madinah dulu). Peletakan batu pertama dilakukan oleh Nabi SAW diikuti oleh para sahabat, Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali. Awalnya Masjid ini sangat kecil yaitu hanya sekitar 1050 m2 saja. Tiang-tiang dibuat dari batang kurma sedangkan penerangannya dari pelepah kurma yang dibakar. Di kota Madinah Al Munawwarah inilah Nabi Muhammad SAW wafat. Keistimewaan masjid Nabawi ialah adanya makam Nabi kita Muhammad SAW, dan sahabatNya Abu bakar dan Umar. Tempat makam ini gampang ditandai dari luar karena kubah hijau besar terletak diatasnya dan merupakan satu-satunya kubah yang berwarna hijau, juga terletak Raudah dekat makam Nabi Muhammad SAW yang dipercaya nantinya merupakan bagian dari taman di surga. Dari sebuah kisah diceritakan bahwa tempat makam Nabi besar Muhammad SAW itu dulunya merupakan rumah rosulluah Muhammad SAW. Nabi bersabda dalam Hadisnya : yang artinya kurang lebih : ‘’Barang siapa salat di Masjid Ku (An Nabawi) maka akan mendapatkan pahala 1000 kali salat di Masjid biasa. Dan siapa yang salat di Masjidil Haram akan mendapatkan pahala 100.000 kali dari masjid biasa’’.
Gunung Uhud
Gunung Uhud mencintai Rasulullah SAW dan begitu juga sebaliknya.
Dari Anas bin Malik r.a, Rasulullah bersabda :
"Sesungguhnya Uhud adalah satu gunung yang mencintai kami dan kami juga mencintainya.""
(Disetujui oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Gunung Uhud berguncang ketika Rasulullah SAW beserta para sahabat beliau ketika berdiri di atasnya
Dari Anas bin Malik r.a, Rasulullah mendaki gunung Uhud bersama dengan Abu Bakar r.a, Umar r.a dan Ustman r.a. Ketika itu gunung Uhud berguncang. Kemudian Rasulullah SAW menghentakkan kakinya dan bersabda : "Diamlah kamu wahai Uhud, karena sesungguhnya berada di atas kamu adalah seorang Nabi, seorang Siddiq dan dua orang syahid"
(Diriwayatkan oleh Bukhari)
Pemakaman Al-Baqi'
Area pemakaman Al-Baqi' adalah suatu area pemakaman para sahabat Nabi, Tabi'in, Tabi'ut tabi'in, dan para ulama serta orang saleh sesudahnya. Sering Nabi mengunjunginya pada waktu malam dan berdoa dan memohon ampunan untuk mereka yang dikebumikan di pemakaman ini
Di antara doa beliau yang diajarkan kepada kita untuk Ahli al-Baqi' :
"Kesejahteraan atas kamu wahai penghuni-penghuni Makam dari kalangan mukminin dan muslimin. Allah merahmati mereka yang terdahulu dan kemudian dari kalangan kami dan sesungguhnya kami dengan izin Allah akan mengikuti kamu"
"Kesejahteraan atas kamu tempat tinggal orang-orang yang beriman, dan telah datang pada kamu barang apa yang telah dijanjikan untukmu, kamu ditangguhkan hingga hari esok dan dengan izin Allah kami akan mengikuti kamu, wahai Allah, ampunilah penghuni-penghuni Baqi' Al-Gharqod"
Jenazah yang dimakamkan di Baqi' akan dibangkitkan pertama di Padang Mahsyar
70.000 dari penghuni Baqi' dibangkitkan dan masuk Surga tanpa hisab
Perkebunan Kurma

Area perkebunan kurma banyak sekali di Madinah. Segala kurma ada di sana, mulai kurma nabi (ajwa), kurma madu, dan lain sebagainya ada semuanya. Biasanya para Tamu Allah (jamaah Haji atau Umroh) selalu menyempatkan diri untuk langsung ke kebun kurma dan membelinya dengan harga yang lebih murah daripada harga di Mekah.
Percetakan Al Qur’an

Kerajaan Saudi di Madinah adalah satu-satunya yang mencetak Al Qur’an biasa di kenal dengan Al Qur’an Madinah. Karena memang tempat cetak terbesar ada di Madinah, dalam setahun bisa mencetak 10 ribu juta Al Qur’an dengan berbagai versi mulai dari yang ukuran sangat kecil hingga besar. Juga terjemahan sudah ada dari berbagai bahasa mulai Indonesia, Afrika, Turki, Inggris, dan masih banyak lagi lainnya. Banyak jamaah yang membeli Al Qur’an di Madinah dan meniatkan mewakafkan ke masjid Arab Saudi, termasuk masjid Nabawi dan Masjidil Haram yang memang menstandarkan Al Qur’an harus cetakan Madinah yang berada di masjid tersebut.






