Awal Tahun, Saatnya Merencanakan Keuangan Anda
JANUARI 2012

*Oleh: Deni Pandu Nugraha, SE. MSc
Pendaki yang berhasil sampai ke puncak gunung adalah pendaki yang merencanakan dengan baik pendakiannya. Awal tahun menjadi moment yang penting untuk merencanakan pengelolaan keuangan keluarga Anda agar dapat mencapai target sesuai dengan apetite atau keinginan dan terhindar dari masalah atau setidaknya dapat meminimalisir masalah-masalah keuangan yang bisa terjadi dalam perjalanan Anda di tahun ini.
Perencanaan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam manajemen keuangan, bagi Anda yang sudah menerapkan manajemen keuangan di tahun sebelumnya lakukanlah evaluasi sehingga perencanaan yang Anda lakukan tahun ini bisa lebih baik lagi. Bagi Anda yang belum mengelola keuangan dengan baik, ada delapan langkah yang dapat diterapkan dalam mengelola keuangan, khususnya keuangan keluarga Anda.
Pertama, identifikasi prinsip hidup Anda. Apa yang penting bagi Anda dan keluarga? Sebagai contoh; adalah mana yang lebih penting antara gaji tinggi dengan lembur versus menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga Anda? Buatlah daftar prioritas hal-hal penting bagi Anda. Setelah itu, berikan peringkat dan poin-poin sehingga Anda dapat mempelajari dan merencanakan dengan baik prioritas Anda.
Kedua, tetapkan tujuan keuangan. Tujuan Anda harus mencerminkan nilai-nilai pribadi Anda dan keluarga, apakah Anda seseorang yang lebih suka refreshing (rekreasi), atau Anda merupakan seseorang yang lebih concern terhadap keamanan finansial, jika Anda lebih concern terhadap keamanan financial, maka Anda akan berusaha untuk tidak jalan-jalan di tahun ini dan dananya dialokasikan dalam bentuk tabungan atau investasi.
Ketiga, mengajarkan dan belajar pendidikan finansial. Kenapa ini begitu penting? Karena salah satu faktor yang menyebabkan perencanaan tidak berjalan adalah ketika keluarga tidak paham pentingnya mengikuti anggaran atau rencana yang telah dibuat. Contohnya, anak yang tidak diajarkan pendidikan finansial, maka anak akan belajar dari lingkungan yang belum tentu baik untuknya, bisa saja lingkungannya merupakan orang-orang yang senang hidup mewah dan berfoya-foya, maka uang yang Anda berikan akan cepat habis sehingga anak anda akan meminta uang yang lebih dari anggaran yang Anda sediakan.
Keempat, menuliskan sumber-sumber pendapatan. Sumber pendapatan ini bukan saja uang bulanan atau gaji bulanan yang selalu dapatkan. Tetapi juga Anda harus mengidentifikasi tambahan-tambahan lain yang mungkin bisa didapatkan. Tulis semuanya. Selain pendapatan, tentunya harus menuliskan biaya-biaya yang dikeluarkan. Apakah itu makanan, gas, sewa, pembayaran mobil bahkan cemilan. Prinsip akuntansi mengatakan setiap satu sen yang Anda belanjakan adalah biaya yang harus ditulis. Karena itu, jangan ragu menuliskan setiap pengeluaran yang Anda lakukan.
Kelima, bagi yang mempunyai hutang, coba tinjau kembali hutang Anda. Kumpulkan tagihan semua hutang Anda, hitung berapa total setiap bulannya. Ambil kalkulator, ambil napas dalam-dalam dan hitung hutang Anda dengan seksama, serta perkirakan apakah anda masih memerlukan hutang?
Keenam, buat perencanaan. Lihat pengeluaran Anda dan coba untuk menentukan cara menghemat uang. Jika Anda memiliki hutang, atur rencana untuk membayar hutang Anda. Buat rencana anggaran yang terperinci berapa banyak uang yang akan Anda habiskan setiap bulan. Jangan lupa menyisihkan uang sebanyak mungkin untuk tabungan dan investasi.
Ketujuh, melacak pengeluaran. Sekarang saatnya untuk hidup didalam rencana anggaran Anda. Menyimpan catatan, menyimpan kuitansi atau menggunakan teknologi komputer (contohnya komputer genggam atau pc tablet). Dan, kedelapan, evaluasi rencana Anda. Apakah Anda menghabiskan lebih banyak daripada yang telah dianggarkan? Jika demikian, bagaimana sikap Anda terhadap pengeluaran itu? Jika demikian mengevaluasi kembali rencana Anda adalah hal yang paling afdhol.
Di awal tahun ini, maka fokus yang akan dibahas lebih kepada membuat perencanaan keuangan untuk keluarga Anda. Seperti yang diungkapkan oleh seorang tokoh bernama Jeff Keen, dalam membuat perencanaan harus dipahami dan dimengerti secara baik. Apakah agar tahun ini menjadi lebih baik, atau minimal sama baiknya dengan tahun kemarin.
Buat Budget dengan benar
Budget merupakan dana keuangan yang akan Anda gunakan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan Anda dan keluarga. Hal yang pertama diperhatikan dalam membuat budgeting, pengeluaran yang direncanakan tidak melebihi dari pemasukan dikurangi dana cadangan. Dana cadangan ini bisa digunakan menjadi tabungan ataupun investasi lainnya seperti deposito dan investasi logam mulia. Untuk membuat anggaran pengeluaran tahun ini bisa berdasarkan referensi dari pengalaman tahun sebelumnya, yaitu; cek atau perhatikan dalam setiap bulan ditahun sebelumnya berapa kali pengeluaran lebih besar daripada pemasukan di bulan apa saja kemungkinan itu terjadi. Ini menjadi sinyal yang harus dicermati, apa yang menyebabkan hal itu terjadi dan berapa persen overbudget yang terjadi. Sehingga, kita bisa menganggarkan atau membuat budget untuk tahun berikutnya dengan baik.
Di bulan yang sering terjadi overbudget, kita menganggarkan lebih, dan di bulan yang justru masih terdapat saving kita bisa sedikit mengalokasikan penganggarannya ke bulan yang over budget. Biasanya bulan-bulan ini terjadi ketika menyambut hari raya, ketika memasuki bulan ajaran baru dan ketika merencanakan refreshing di bulan tersebut.
Penuhi Kebutuhan Utama
Dalam rumah tangga, pengeluaran kebutuhan utama keluarga yang harus dipenuhi dengan baik seperti belanja rutin rumah tangga, pendidikan dan transportasi utama ini dijadikan prioritas dalam perencanaan anggaran dibandingkan dengan pengeluaran yang lain. Pengeluaran kebutuhan utama keluarga selayaknya disesuaikan dengan apetite atau selera yang diinginkan oleh keluarga tersebut untuk tahun ini, dan juga harus melihat kemampuan keuangan Anda dan keluarga Anda memenuhinya. Seseorang bisa meminimalkan belanja rutin rumah tangganya dan transportasi yang digunakan untuk memaksimalkan pendidikan bagi keluarganya.
Contohnya; Anak anda ingin masuk di PTN favorit di tahun ini, untuk mendukung rencana anak Anda, Anda membuat anggaran lebih dipendidikan anak (misalnya; untuk les dan beli buku), rencana anggaran ini berasal dari anggaran transportasi yang dikurangi.
Membayar Kewajiban Tahunan
Anda selalu harus ingat untuk membayar kewajiban-kewajiban yang jatuh tempo, jangan sampai untuk memenuhi kewajiban-kewajiban ini Anda harus berhutang atau menggunakan dana khusus di luar perencanaan anggaran yang dibuat. Pengeluaran seperti kontrak rumah atau cicilan rumah, pembayaran pajak kendaraan, pembayaran uang kuliah dan lain-lain, terkadang ketinggalan atau tidak masuk dalam perencanaan awal tahun. Ini menunjukkan sejauh mana Anda mengantisipasi pengeluaran yang berulang-ulang setiap tahun dan memasukkannya ke dalam perencanaan anggaran keuangan keluarga.
Dana Cadangan Untuk Yang Tak Terduga
Kejadian tidak terduga meruapakan kejadian yang terkadang bisa disesuaikan berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya. Coba lihat pada tahun-tahun sebelumnya apakah Anda bisa menghadapi kejadian-kejadian tidak terduga dan memiliki dana yang dicadangkan untuk itu. Misalnya; keluarga yang tiba-tiba butuh bantuan, kejadian khusus yang mengharuskan Anda mengeluarkan dana dalam jumlah besar dan tidak bisa ditunda. Biasanya besarnya anggaran cadangan untuk kejadian tak terduga lima persen dari pemasukan.
Menyesuaikan Keinginan dan Kebutuhan
Peringatan untuk Anda. Perhatikan barang-barang yang Anda beli tahun ini. Apakah sudah sesuai keperluan atau hanya keinginan meskipun Anda dan keluarga tidak terlalu memerlukannya. Mengingatkan kembali bahwa keinginan seseorang itu tidak ada habisnya jika selalu dituruti, oleh karena itu mengontrol hal tersebut membuat rencana anggaran keuangan yang dibuat menjadi lebih tepat sasaran sesuai target Anda dan keluarga.
Prediksi Untung Rugi Berhutang
Hutang, adakah hutang baru yang ingin diambil tahun ini? Untuk keperluan apa? Apakah untuk sesuatu yang produktif atau tidak? Berapa besar cicilan yang sudah dibayar untuk hutang terdahulu jika ada? Dan bagaimana kemampuan Anda melunasinya? Ini juga hal yang paling penting karena hutang yang tidak terkontrol sering membuat kepala pusing tujuh keliling. Pendapatan yang besar sekalipun tidak menjamin seseorang bebas dari beban hutang yang melilit. Jadi rencanakanlah dengan baik sebelum mengambil hutang baru dan pikirkan cara melunasinya nanti. Jadilah penghutang yang bertanggung jawab.
Solusi Cerdas Untuk Berinvestasi
Jika Anda mempunyai dana yang berlebih, itu bisa dibuat perencanaan untuk berinvestasi. Apakah investasi dalam membuat usaha, investasi pendidikan buat anak Anda, ataupun investasi untuk menjamin keuangan Anda di masa yang akan datang. Banyak pilihan yang tersedia. Jika Anda dan keluarga adalah seseorang yang tidak berani mengambil risiko, investasi emas, tabungan dan deposito menjadi prioritas utama dibandingkan membuat usaha atau franchise usaha. Pastikan setiap keputusan yang anda buat dapat mendukung anggaran keuangan yang telah direncanakan.
Sebagai contoh, jika Anda memilih deposito, lebih baik deposito yang waktu pengambilannya disesuaikan dengan awal bulan ajaran ataupun awal bulan kuliah dan sebelum hari raya. Karena pada bulan-bulan tersebut dibutuhkan dana yang berlebih dan biasanya pengeluarannya lebih besar dari anggaran yang tersedia.
Seberapa efektif dan konsisten perencanaan keuangan keluarga yang telah ditetapkan diawal tahun, pastinya tetap ditentukan oleh pemahaman Anda dan keluarga untuk dapat membuat perencanaan keuangan yang realistis dan melaksanakan perencanaan tersebut dengan penuh tanggung jawab. Lakukan evaluasi apa yang sudah baik Anda lakukan dan apa yang perlu diperbaiki, bisa dipertengahan tahun ataupun di akhir tahun. Dengan demikian, Anda dan keluarga akan tetap bisa menikmati tahun-tahun yang akan dijalani dengan perencanaan yang baik dan matang. Semoga tahun ini Anda sukses dalam segala hal, tentunya dengan diiringi doa dan ikhtiar agar mendapat kekuatan untuk menjalani tahun ini. Amin.
*Praktisi Keuangan/ Dosen Fak. Ekonomi & Bisnis UIN Syarif Hidayatullah






