Kasih Ibu Sepanjang Jalan

DESEMBER 2011

Kasih ibu, kepada beta

Tak terhingga, sepanjang masa

Hanya memberi, tak harap kembali

Bagai sang surya menyinari dunia

 

Bait-bait lagu di atas pastinya sering kita nyanyikan sejak zaman taman kanak-kanak dulu. Lagu yang menggambarkan betapa kasih sayang ibu kepada kita takkan pernah habis dan berhenti. Entah apa yang ada di dalam hati dan fikiran sang Ibu hingga ia rela mengorbankan apapun demi kebahagiaan buah hatinya. Namun satu hal yang pasti,  sebesar apapun badai menerjang, dan sekeras apapun ombak menghantam, ibu akan tetap berdiri tegar melindungi anak-anak tercinta.

Kita seringkali menyepelekan peran seorang Ibu,  padahal tugas dan kewajibannya sungguh tak mudah. Bahkan ibu seringkali dianggap sebagai orang yang lemah. Padahal tak ada yang mampu menggantikan peran seorang ibu,yang bersedia hamil, melahirkan, menyusui, membesarkan anak, dan mengantar mereka menuju kesuksesan. Adakah yang lebih mulia dari hal itu?

Hati kecil kita harus mengakui bahwa betapa mulia tugas dan peran seorang ibu. Maka janganlah kita menyakiti hatinya. Jangan buat ia bersedih karena tingkah dan perbuatan kita. Bahagiakan ibu-ibu kita. Ukirlah senyum di wajah mereka. Buktikan pada ibunda bahwa kami, ananda tercinta, mampu membuat ia bangga. (Viskana)

AddThis Social Bookmark Button